Hari ini, Kamis, 22 Oktober 2009. Masih 7 hari lagi menuju lahirnya Ubuntu Karmic Koala, Ubuntu 9.10.
Lihat sampul CD nya. Keren kan?

Lebih keren lagi, Ubuntu sudah pasti setiap 6 bulan sekali muncul versi baru.
Bagaimana dengan OS-mu?
Read More
Hari ini, Kamis, 22 Oktober 2009. Masih 7 hari lagi menuju lahirnya Ubuntu Karmic Koala, Ubuntu 9.10.
Lihat sampul CD nya. Keren kan?

Lebih keren lagi, Ubuntu sudah pasti setiap 6 bulan sekali muncul versi baru.
Bagaimana dengan OS-mu?
Read MoreTulisan ini saya buat spesial untuk: Teguh Sudibyo
Ngomong-ngomong masalah aplikasi di Ubuntu, mau cari apa aja juga ada. Dulu, di awal utak atik Ubuntu, terkesan banget dengan aplikasi yang satu ini. Hydrogen, The Advance Drum Machine.
Tampilan di halaman utamanya seperti ini:
Untuk memainkannya, kita bisa mulai dengan membuat beberapa patern. Di dalam patern tersebut, kita bisa mengisi dengan not-not yang kita inginkan. Setiap not mewakili suara masing-masing instrumen pada drum, seperti bass drum, snare drum (rock/jazz), simbal dan lainnya. Keras lembut setiap pukulan bisa diatur dengan mudah, dengan mengatur tinggi rendah batang-batang vertikal pada patern editor tersebut. Fasilitas ini berguna banget jika kita ingin memainkan snare drum lengkap dengan permainan ghost note, agar beat yang didapat lebih asik.
Sambil mengedit patern editor, kita bisa mem-preview suara drum yang sedang kita buat. Tekan tombol play atau space bar, kita bisa mengedit beat-beat drum buatan kita.
Jika beberapa patern sudah dibuat, patern-patern tersebut dapat disusun menjadi rangkaian lagu dalam Song Editor. Untuk menyempurnakan permainan kita, sebuah mixer disediakan untuk mengatur keras lembut setiap intrumen drum.
Hydrogen juga menyediakan fitur yang menarik di dalam mixer-nya, yang disebut Humanize. Permainan mesin drum yang biasanya perulangannya pasti sempurna, bisa diatur agar permainannya mirip permainan manusia, yang kadang kekerasan pukulan kurang teratur, ketukan meleset, ataupun seberapa nge-swing permainan kita.
JIka lagu sudah didapat, silakan hasil permainan di-export ke midi, ataupun ogg (format mp3-nya linux). Atau permainan ini akan kita lihat dalam bentuk partitur notasinya? di Ubuntu pasti ada aplikasi untuk hal tersebut. Gratis.
Sayangnya, Hydrogen mempunyai kekurangan, yaitu: main drum menjadi tidak berkeringat.
Akhir kata dari saya buat Teguh, “Please coba Ubuntu. Mainkan Hydrogen !”.
Berikut ini adalah tabel yang menggambarkan jadwal release Ubuntu.
Secara reguler Ubuntu mengeluarkan release setiap 6 bulan sekali. Biasanya jatuh pada Bulan April dan Oktober setiap tahunnya.
Namun, setiap 2 tahun sekali, Ubuntu mengeluarkan release yang disebut sebagai LTS, Long Term Support. Ubuntu LTS, memiliki dukungan selama 3 tahun untuk versi Desktop dan 5 tahun untuk versi Server-nya.
jadi, itulah sebabnya mengapa 6 bulan sekali adalah masa yang ditunggu-tunggu oleh pengguna Ubuntu. Improvement apa saja yang muncul dalam release yang baru, apakah perlu upgrade atau tidak, perlu install ulang lagi atau tidak. Sebenarnya, jika Ubuntu sudah jalan lancar di PC/laptop kita, tidak begitu perlu untuk mengikuti jadwal release Ubuntu ini.
Tetapi, bagi saya, jika ada yang baru, kenapa tidak dicoba. (Sekali lagi, ini adalah bagi saya, mungkin bukanlah saran yang general)
Read MoreBerasal dari comment Anung, “Kalo IGOS gimana?”, muncullah ide untuk membuat tulisan ini. Memang IGOS kenapa? Kenapa kok saya pakai Ubuntu, bukan IGOS? Apa sih IGOS itu?
Secara lengkap, tentang IGOS dapat dilihat di: http://www.igos.web.id
Jika dilihat dari situs tersebut, IGOS tidak menyebutkan diri sebagai Aplikasi atau Sistem Operasi, melainkan sebagai gerakan yang mendukung Indonesia untuk lebih memasyarakatkan Open Source. Dalam pelaksanaannya, memang ada yang disebut-sebut sebagai IGOS-Nusantara sebagai Sistem Aplikasi Open Source Indonesia. Mungkin ini yang dimaksud Anung, IGOS-Nusantara.
Kenapa saya memakai Ubuntu? (Jawaban dari pertanyaan ini adalah “hanya” karena pengalaman saya, bukan sebagai jawaban yang general)
Jika pertanyaan dibalik menjadi: “Kenapa saya tidak memakai IGOS-Nusantara?”, salah satu jawabannya adalah lihat http://igos-nusantara.or.id/, dan lihat tanggal posting terakhir di situs tersebut.
Tetapi, selain dari hal tersebut di atas, keduanya adalah Open Source yang bermanfaat untuk Indonesia. GO IGOS!
Read More