Setelah beberapa kali mencoba, dengan dipandu oleh seorang chef yang punya 2 restoran italia, akhirnya bisa juga membuat masakan italia yang sudah berkarakter dan bercita rasa italia tulen. Meskipun sudah lama fanatik dengan mie jawa, setelah mencicipi beragam masakan lidah bisa merasakan juga kalau ada masakan enak yang lain selain mie jawa…meskipun fanatiknya nggak hilang dan tetap mie jawa adalah juara!
Kali ini kita akan membicarakan bagaimana memasak Spaghetti alla Mare Monte. Dinamakan demikian karena bahan tambahan untuk spaghetti-nya adalah udang kecil yang berasal dari laut (mare) dan daun rucola yang berasal dari gunung (monte). Sebenarnya, yang biasa dibuat alla mare monte adalah jenis pasta yang lain yaitu tagliatelle, pasta yang berbentuk pita panjang. Meskipun bahan dasarnya sama, orang Italia punya pasta yang bermacam-macam, ada yang panjang dan ada pula yang pendek. Yang cukup dikenal di Indonesia tentu saja spaghetti, macaroni dan lasagna. Jenis-jenis lainnya seperti tagliatelle, penne, tortellini, farfalle, rigatoni, fusilli dan lain-lain, meskipun ada kelihatannya tidak cukup popular.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak masakan ini adalah: udang kecil, daun rucola, bumbu pasta Napoli (saus tomat ditambah dengan daun basilikum), bawang putih, merica, cream susu (atau susu saja juga bisa) dan tentu saja spaghetti. Biasanya saya merebus spaghetti dalam jumlah banyak dan menyimpannya dalam freezer supaya kalau lain kali mau masak bisa lebih cepat.

Pertama-tama kita tumis bawang putihnya dulu. Ada rahasia kecil untuk menumis bawang ini. Kadangkala, memasak menggunakan bawang putih justru menimbulkan rasa “langu” kalau kita tidak hati-hati. Nah, kuncinya kita harus membuang tunas yang ada didalam bawang putih itu dulu. Caranya, bawang putih dibelah, kemudian dicongkel tunasnya. Setelah itu bawang putih di-“geprek” dengan gagang pisau dan kita cacah kecil-kecil. Setelah itu kita panaskan minyak (lebih afdol kalau pakai minyak zaitun-olive oil). Setelah minyak panas, bawang putih ditumis sampai keemasan dan langsung dimasukkan udang kecil-kecilnya. Setelah kira-kira udangnya setengah matang, dimasukkan saus pasta Napoli dan cream susunya, lalu ditambah garam dan merica secukupnya. Setelah kira-kira 2 menit spaghettinya dimasukkan dan diratakan bumbunya. Setelah itu baru dimasukkan daun rucolanya dan dimasak lagi kurang lebih 1 menit saja. Setelah itu spaghetti alla mare monte-nya sudah siap disajikan. Lebih afdol kalau dipyur-pyur-i parutan keju parmesan….hmmmmmm.

Kurang dari sepuluh menit, kita sudah bisa ngincipi masakan italia yang luarbiasa maknyus-nya. Perpaduan rasa laut dan gunung memang dimana-mana bisa memanjakan lidah kita sehingga kalau tidak hati-hati kita bisa kekenyangan. Silakan dicoba resep sederhana tapi lezat ini. Mungkin butuhlatihan beberapakali, tapi seperti kata pepatah: practice makes perfect. Di Indonesia spaghetti sudah sangat mudah ditemukan di toko-toko swalayan. Di Giant Jogja harganya sekitar 13 ribu, bisa untuk 4-5 porsi. Seandainya spaghetti-nya sulit ditemukan seperti di daerah hutan Bungo di Jambi atau di Jepara, bisa diganti dengan indomie meskipun karakter dan teksturnya sedikit berbeda. Daun rucola, menurut saya, aroma dan teksturnya mengingatkan saya pada daun kenikir…jadi bisa pakai daun kenikir atau kemangi saja. Hanya saja, kalau sudah pakai indomie dan daun kenikir, sebaiknya pyur-pyuran-nya tetap pakai keju parmesan, soalnya kalau diganti misalnya dengan bawang goring, jadinya adalah mie jawa!
Related Post
3 Responses to “Spaghetti alla Mare Monte”

Tetep luwih uenak bakmi jawa, Pak. Desember wis nang Jogja to, piye nek sampeyan nraktir? Itung2 syukuran wis dadi Dr. Ing.
He3x…lha sampeyan durung ngrasakke spaghetti-ku. Mengko iso tuman. Aku pulang pas Natal, ayo nek arep mBakmi!
kayaknya satoto punya bakat terpendam jadi chef….