
Serba sedikit dari Raja Ampat.
Mohon maaf tulisan panjangnya sampai sekarang belum terselesaikan
Read More

Serba sedikit dari Raja Ampat.
Mohon maaf tulisan panjangnya sampai sekarang belum terselesaikan
Read MoreKamis tanggal 11 Juni, setelah absen pulang, aku langsung menuju ke tempat Lussi, mau ketemu teman2 Sipil93. Kantorku di BSD, jadi perlu lama untuk sampai ke Kayu Putih. Dalam pikiranku, “Ah, pasti Nana duluan datang, karena lebih dekat”. Baru nyampe TB Simatupang, ada telepon dari Lussi. Katanya, “Kok nggak ada yang datang, baru Maria aja yang datang”. Walah, Maria yang dari Singapura sudah datang kok Nana belum datang ya? Mana Lussi pake ngancam lagi, “Kalo nggak ada yang datang, Anung harus tanggung jawab menghabiskan makanan yang untuk porsi 15 orang”. Undangan sudah lewat milis, lewat facebook dan lewat SMS – tapi memang karena jarak dan waktu serta alasan lain, jadinya yang datang sedikit. Ndari nggak bisa, Candra nggak bisa, Bobby juga nggak bisa. Ririn juga nggak bisa. Titin nggak ada berita.
Read MorePenelusuran gua Pongkor, sebenarnya berlangsung pada pertengahan tahun 2005. Kalo nggak salah pada waktu itu sedang mengikuti diklat AMDAL di Kemang, Parung , Bogor. Diklat berlangsung kurang lebih 3 minggu. Nah, pada akhir diklat sebelum ujian, diadakan kunjungan lapangan ke tambang emas PT Aneka Tambang yang ada di Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Rencananya akan melihat instalasi pengolahan limbah-nya.
Atas desakan banyak pihak, (sakjane ming anung tok), maka tulisan ini di-release untuk sharing teman2 sipil 93 dan latihan menulis saya.
Jadwal pembangunan jembatan ini sebenarnya dimulai dari bulan Oktober 2008 sampai Desember 2008/Januari 2009. Lokasi jembatan ada di kecamatan Cisarua, Bogor (termasuk daerah Puncak, adem euy…). Ada dua pembangunan yang dilakukan, yaitu pembangunan jembatan Dagan, Citeko dan jembatan Cipamubutan, Batulayang. Yang jelas kalo mau kesana nggak boleh weekend (sabtu, minggu, jum’at juga) soalnya jalanan pasti macet, crowded, apalagi kalo pas di pasar Cisarua, jalanan pasti macet nggak jelas.
Read MoreSetelah sekitar 5 tahun bergulat dengan kamera digital. Ternyata apa yang saya pikirkan tentang sebuah era fotografi digital meleset jauh dari kenyataan yang terjadi.Berpikir tentang sebuah evolusi di ranah fotografi yang terjadi adalah kegilaan masal akan sebuah gadget dengan teknologi yang sebenarnya tidak selalu dibutuhkan.
Pertama kali kamera digital hanya merupakan riset dari salah seorang ilmuwan di pusat riset Kodak di sekitar tahun 1973 sekian tahun kemudian sudah berkembang menjadi kamera digital dengan resolusi 24 Mega pixel (latest version Nikon D3X) dengan harga yang begitu menggoda 94 juta rupiah, sebuah gadget impian bagi setiap fotografer. Sebegitu hebatkah kamera ini, saya sendiri baru bisa mimpi untuk mencoba kamera ini.
Mimpi bahwa dengan era digital semua akan bisa menjadi mudah dan murah ternyata tidak terbukti. Murah dalam hal apa?, Harga tidak jauh berbeda dengan kamera analog, kebutuhan akan film sama dengan kebutuhan memory card pada kamera digital, bahkan ada satu yang harus dipunyai kalau memakai kamera digital yaitu komputer. Biaya lebih yang harus ditanggung oleh kamera analog hanyalah biaya cuci film yang harganya tidak seberapa di bandingkan dengan membeli komputer. Mudah? ternyata tidak lebih mudah dari pada kamera analog bahkan fitur white balance justru sering menyulitkan.
Yang ditawarkan lebih oleh kamera digital hanyalah kecepatan data foto digital untuk dilihat dan dikirim (sesuatu kelebihan yang hanya sebagian kecil pengguna yang membutuhkan)
Ada temanku S3 Transportasi ITB, anak angkatan 2007 yang juga dapat program sandwich bareng aku, cuma dia di Ulster, Belfast UK. Dia berangkat belakangan dari keberangkatanku, selisih 1 minggu. Sesampainya di UK dia kirim email dan salah satu isinya tanya…. “natal nanti ke mana? pulang Indonesia?’…Sejenak aku berhenti nulis…pikiranku ke mana-mana…Ya, baru kali ini aku akan habiskan Natal jauh dari keluargaku…pasti akan ga enak… Tapi kalo inget lagi misi ku kesini, kesedihan itu ku buang jauh-jauh…yah let see deh…
Jauh-jauh hari aku sudah tau, libur resmi universitas dari tanggal 24 Desember 2008 sampai 5 Januari 2009. Oya, disini ada kelompok organisasi mahasiswa Indonesia di UK, salah satu cabangnya ya PPI Leeds. Lumayan banyak anggotanya sekitar 40-50 orang. Tanggal 13 desember, ada pertandingan bola anak2 PPI UK di Nothingham. Kami diajakin ikut, naik bis yang di sewa rame2 dan berangkat dari Parkinson Building jam 6 pagi. Cuaca ga bersahabat, ujan…Cuma hujan disini kecil or gerimis…ga deras kaya di rumah. Tiap anak di tarik iuran 15pound untuk sewa kendaraan dan masuk ke aula disana untuk nonton film dan makan masakan Indonesia. Ini foto-foto waktu kami di Nothingham…1 jam dari Leeds.

Universitasnya ok juga, cuma lebih terintegrasi di Leeds, dimana smua tempat bisa dijangkau dengan mudah. Oya, makanannya nasi kuning, ayam pedas dan balado telor. Tidak lupa kerupuk udangnya….kaya di Bandung euy…. Sambil makan, kami disuguhi film di layar lebar, dengan visual audio yang ok…ayat2 cinta…
Kemaren tanggal 20 desember, ada musyawarah besar PPI UK untuk memilih ketua barunya, tempatnya di Leeds University. Anak-anak sibuk siapin smuanya, dan aku diajak bantuin masak….perkedel kentang. Sebenarnya tugas dibagi-bagi, dan dimasak dirumah masing-masing. Ada gule kambing, nasi kebuli, ayam, perkedel, sambel terasi dll…he he…bener-bener dari Indonesia. Ternyata, banyak banget yang datang, smua sekitar 160 orang yang dating dari semua penjuru UK. Aku ngobrol ma 2 orang dosen yang ambil S3 di Universitas Airlangga, angkatan sama dengan aku, angkatan 2005. Mereka ambil sandwich ini di London College, tapi dah duluan berangkat, jadi tanggal 7 januari pulang Indonesia. Enak makanannya, suasananya kata smua yang datang…siapa donk yang masak…he he. Oya, satu hal yang menarik..dari semua kegiatan PPI Leeds ini, pejabat KBRI selalu dating..bahkan sampai akhir acara…ramah2 lagi orangnya.
Tanggal 23 Desember, giliran anak-anak PPI Leeds yang Kristiani akan merayakan Natal. Di milist nya anak2 ngundang smua datang…makanannya dijamin halal. Seperti biasa, kami saling berbagi tugas masak…Ada beberapa mahasiswa asing yang ikut acara ini..dari mulai nyanyi lagu natal, dengerin firman dari mahasiswa yang sudah senior, sampai kesaksian beberapa mahasiswa kristiani yang salah satunya adalah Ado, ketua PPI UK Tahun 2007/2008. Setelah acara kebaktian datanglah smua mahasiswa anggota PPI Leeds yang lainnya…wah rame juga ya…disini aku rasain kerukunan antar beragama, ada yang bawa pudding, buah, minuman dll…yang penting smua menunjukkan rasa kebersamaan dan saling menghormati. Acara dilanjutkan dengan makan2, foto2, bagi2 kado, permainan dan berakhir pukul 8 malam. Oya, acara Mubes dan Natal ini di adakan di Union Centre, lengkap dengan dapurnya yang ok…
Salah satu khotbahnya yang menarik adalah ilustrasi tentang seorang serdadu yang ingin masuk ke Gedung Putih USA..Dia memohon-mohon sampai berlutut untuk bertemu presiden, namun tetap penjaga pintu gerbang ga ijinin dia masuk. Lalu datang seorang anak kecil dan bertanya, kenapa serdadu itu menangis. Setelah tau, anak kecil itu mengulurkan tangannya dan bilang…yuk kutunjukkan jalannya ke presiden. Serdadu itu dengan bengong mau digandeng anak kecil itu dan mengikutinya masuk ke sisi lain dari gedung putih. Serdadu itu juga terheran-heran, karena penjaga mau membuka pintu bagi mereka. Setelah melalui beberapa ruangan2 indah sampailah mereka di depan meja kerja Presiden, dan anak kecil itu bilang: Dad, serdadu ini ingin bicara denganmu….

Yesus datang untuk menjembatani hubungan Allah dengan manusia yang rusak oleh dosa dan pelanggaran kita. Karena darahNya, kita bisa berkomunikasi dan memulihkan hubungan itu. Aku terhenyak sesaat…lebih-lebih dengan lagu2nya yang…..amazing praise….suasana Natal yang lain…aku benar-benar bersyukur bisa merasakan Natal disini…saat jauh dari semua yang kucintai, aku menemukan suasana yang lain. Thank you Lord….kami mendoakan orang-orang yang belum bisa merasakan makanan, rumah..juga ada persembahan untuk republic of Kongo.
Pagi nya aku diajak anak2 ikutan makan siang di rumah Clara..tradisi disini, waktu natal ada orang Inggris yang ajak internasional student ke gereja bareng terus makan dirumahnya. Jam 10.40 kami janjian di Parkinson Building, kami berempat dijemput dengan mobil dan diajak ke persekutuan di rumah kecil…namanya Meanwood Community Centrestainbeck Avenue. Pendetanya Andy..kakek yang ramah kata anak2…setelah kebaktian 1 jam, kami diajak ke rumah Clara, gadis umur 30 tahun, Chinese, ayahnya di Singapore, ibu n adik2nya di London. Rumah dia disewakan seperti di kost kan…bersih dan nyaman. Rupanya dia sudah menyiapkan semuanya, kami bantu2 dia menyelesaikan masakannya. Selain kami, ada mahasiswa Chinese juga, smua ada 10 orang, termasuk satu orang anak temenku umur 2 tahun yang dibawanya. Kami makan siang dengan ayam panggang dan sayur2an segar plus beef meat bowl yang emmm….enak. Desertnya pie, minumannya jus dan coke….wah…kenyang…..habis makan kami adakan permainan….lumayan rame dan fun banget. Jam 4 sore Clara tunjukin n antar kami jalan kaki menuju areal kampus. Ternyata rumah Clara ini letaknya di lembah…ada padang rumput dengan 2 ekor sapi disitu….wah, mendaki bukit sekelas Bukit Tidar di Magelang aja aku sudah ngos2an….dulu naik gunung kok enak2 aja….maklum lah…udah tua..he he. Tiga puluh menit jalan kaki kami sampai di city centre, dan Parkinson building dah keliatan…kami berpisah dengan Clara Ong…gadis yang ramah….Tuhan berkati dia dengan segala kebaikannya….
Buat teman-teman yang merayakan Natal….Merry Christmas…Damai Natal beserta kita smua…dimanapun dan dalam keadaan apapun, Dia selalu ada untuk kita….
To all of Civilian..Happy New Year 2009….Semoga cita2 dan harapan kita tahun ini bisa terwujud.
Read More